Sampel bijih emas: preparasi & fire assay
Sampel dari tambang dikeringkan, dihancurkan, dibagi, digiling, lalu dilebur dan dikupelasi; manik logam ditimbang.
Tampilan 3D tidak dapat dimuat di perangkat ini.
Inventaris, alur kerja, dan daftar kebutuhan tetap dapat digunakan.
Simulasi 3D · Laboratorium
Laboratorium untuk menerima, menyiapkan, dan menganalisis sampel bijih, konsentrat, dan batubara: dari pengeringan dan penghancuran hingga fire assay emas, analisis unsur, dan kualitas batubara.
Karung sampel diturunkan di dok, dicatat dan diberi kode, lalu dikeringkan di baki baja agar tidak menggumpal saat dihancurkan.
Jaw crusher memecah bongkahan, riffle splitter membagi sampel tanpa memilih butir, pulverizer menghaluskannya. Debu dihisap ke dust collector.
Serbuk dicampur fluks, dilebur di furnace, lalu dikupelasi di cupel. Uap timbal ditangkap kanopi hisap.
Manik logam mulia ditimbang di ruang timbang yang bebas debu dan getaran.
Manik lebur diukur dengan XRF; larutan hasil destruksi diukur dengan ICP atau AAS.
Proksimat (air, zat terbang, abu), nilai kalor dengan bomb calorimeter, dan sulfur total.
Sisa sampel diberi kode dan disimpan untuk uji ulang atau kontrol mutu oleh lab lain.
Ilustrasi konfigurasi. Kebutuhan akhir disesuaikan dengan sampel, metode pengujian, kapasitas, dan risiko pekerjaan.
Larutan dan pelet sampel diukur kadar unsurnya dengan XRF, ICP, atau AAS; destruksi asam di fume hood.
Sampel emas dilebur bersama fluks di furnace, lalu dikupelasi; manik logam dipisahkan untuk ditimbang atau diukur.
Sampel kering dihancurkan dengan jaw crusher, dibagi dengan riffle splitter, lalu digiling halus dengan pulverizer.
Analisis proksimat, nilai kalor, dan sulfur sampel batubara.
Penimbangan presisi (manik emas, sampel analisis) dan penyimpanan sampel pertinggal.
Sampel dari tambang dicatat, diberi kode, ditimbang, lalu dikeringkan di oven sebelum preparasi.
Kendaraan sampel bongkar muat di dok; area tabung gas dan palet penampung drum di luar gedung.
Sampel dari tambang dikeringkan, dihancurkan, dibagi, digiling, lalu dilebur dan dikupelasi; manik logam ditimbang.
Sampel batubara dikeringkan udara, dihancurkan dan digiling, lalu dianalisis kadar air, abu, zat terbang, nilai kalor, dan sulfur.
Serbuk bijih dilebur dengan fluks menjadi manik kaca, lalu kadar unsurnya diukur dengan XRF.
Semua perlengkapan di simulasi ini bisa dipesan lewat Haian. Furnitur dan lemari lab kami produksi sendiri.
Tidak ada item yang cocok.
Untuk conto eksplorasi, Kepmen ESDM 1827 K/30/MEM/2018 meminta analisis di laboratorium terakreditasi, dan paling sedikit 10% conto diuji ulang di lab terakreditasi lain. Pemegang IUP/IUPK boleh menganalisis sendiri untuk kebutuhan operasi asal memakai standar analisis dan peralatan yang standar. Akreditasi di Indonesia mengacu SNI ISO/IEC 17025 melalui KAN.
Penghancuran dan penggilingan menghasilkan debu dan getaran, sedangkan neraca dan instrumen peka terhadap keduanya. Kepmen 1827 juga menegaskan preparasi tidak boleh menimbulkan kontaminasi, jadi ruang kotor dan ruang analisis dipisah dengan pintu.
Kendali teknis lebih dulu, respirator hanya pelengkap; itu juga prinsip OSHA 29 CFR 1910.1053. Pada lab assay yang dikaji NIOSH, crusher memakai sistem dust collector dan splitter serta pulverizer diberi hood hisap. NAB silika kristal di Indonesia 0,025 mg/m³ fraksi respirabel (Permenaker 5/2018).
Panas tungku dan timbal dari fluks (litharge). NIOSH mencatat tungku fusi sekitar 1.090 °C dan pajanan timbal tertinggi saat mencampur fluks. Kendalinya: kanopi hisap di atas tungku, hood hisap bawah untuk mencampur fluks, APD, dan pemantauan udara terhadap NAB timbal 0,05 mg/m³.
Formula harga patokan batubara termal memakai nilai kalor, kadar air, sulfur, dan abu; batubara kokas menambah zat terbang dan CSR (Permen ESDM 11/2020). Metode ujinya antara lain ASTM D3172 (proksimat), D5865 (nilai kalor), dan D4239 (sulfur).
Keduanya lazim. Lab di lokasi tambang mempercepat data kadar harian untuk operasi, sedangkan verifikasi kualitas sebelum penjualan dilakukan surveyor yang ditetapkan Dirjen. Banyak tambang memakai lab sendiri untuk kontrol harian dan lab terakreditasi lain untuk kontrol mutu.
AAS memakai asetilena, ICP memakai argon, dan bomb calorimeter memakai oksigen. Tabung disimpan tegak dan terikat, sebaiknya di kandang luar gedung lalu dialirkan dengan pipa. OSHA 1910.253 meminta tabung oksigen berjarak 6,1 m dari tabung gas bakar atau dipisah sekat tahan api setinggi 1,5 m.
Sampel tambang datang dalam karung atau kotak inti bor yang berat. Dok setinggi bak kendaraan dan timbangan lantai memudahkan bongkar muat, dan pencatatan di pintu masuk mencegah sampel tertukar sebelum diproses.
Bisa. Tahap awal biasanya penerimaan, pengeringan, preparasi dengan dust collector, dan satu jalur analisis sesuai komoditas (fire assay untuk emas, XRF untuk nikel, atau lab batubara). Ruang, listrik daya, dan jalur exhaust untuk tahap berikutnya sebaiknya disiapkan sejak awal.
Seret untuk memutar, gulir untuk zoom, klik kanan untuk menggeser. Klik alat untuk melihat detail.