Sampel solar: uji spesifikasi
Sampel dari truk tangki dicatat, lalu diuji densitas, viskositas, distilasi, titik nyala, air, dan sulfur; kadar FAME diuji di lab biodiesel.
Tampilan 3D tidak dapat dimuat di perangkat ini.
Inventaris, alur kerja, dan daftar kebutuhan tetap dapat digunakan.
Simulasi 3D · Laboratorium
Laboratorium untuk menguji mutu bensin, solar, biodiesel, gas, dan produk petrokimia terhadap spesifikasi: distilasi, titik nyala, viskositas, sulfur, kromatografi gas, angka oktan dan setana.
Sampel dari truk tangki atau jeriken dicatat dan diberi kode; sebagian disimpan di lemari tahan api sebagai pertinggal.
Kurva distilasi menunjukkan rentang didih bahan bakar; titik nyala menunjukkan keamanan penyimpanan.
Parameter fisik dan kimia utama spesifikasi solar dan bensin, masing-masing dengan metode ASTM yang ditetapkan.
Komposisi gas bumi dan LPG, distribusi titik didih fraksi minyak, dan gliserida biodiesel dianalisis dengan GC.
Kadar FAME, stabilitas oksidasi, angka asam, kadar air, dan sifat dingin.
Sampel dibandingkan dengan bahan bakar acuan di mesin uji satu silinder.
Ilustrasi konfigurasi. Kebutuhan akhir disesuaikan dengan sampel, metode pengujian, kapasitas, dan risiko pekerjaan.
Komposisi gas bumi, LPG, dan fraksi minyak dianalisis dengan GC dan GC-MS; gas pembawa dari manifold dinding.
Uji spesifikasi bensin dan solar: distilasi, titik nyala, viskositas, densitas, sulfur, dan kadar air.
Mesin uji satu silinder (CFR) untuk angka oktan bensin dan angka setana solar; ruang terpisah karena bising dan bergetar.
Uji B100 dan campuran solar-biodiesel: kadar FAME, stabilitas oksidasi, gliserida, air, angka asam, dan sifat dingin.
Sampel dari kilang, terminal, atau pemasok dicatat, diberi kode, dan sebagian disimpan sebagai pertinggal.
Penyimpanan pelarut, bahan bakar acuan, dan drum sampel; berpintu langsung ke halaman.
Truk tangki dan kendaraan sampel bongkar muat; tabung gas disimpan di kandang luar gedung.
Sampel dari truk tangki dicatat, lalu diuji densitas, viskositas, distilasi, titik nyala, air, dan sulfur; kadar FAME diuji di lab biodiesel.
Silinder sampel gas dibawa ke ruang GC; gas pembawa dari kandang tabung di luar lewat manifold.
Semua perlengkapan di simulasi ini bisa dipesan lewat Haian. Furnitur dan lemari lab kami produksi sendiri.
Tidak ada item yang cocok.
Kepdirjen Migas 75.K/MG.06/DJM/2026 memuat antara lain angka setana (ASTM D613), densitas (D1298/D4052), viskositas pada 40 °C (D445), sulfur, distilasi 90% (D86), titik nyala (D93), kadar air (D6304), kadar FAME 50% v/v, dan stabilitas oksidasi (EN 15751 atau D7545). Solar CN 51 punya batas yang lebih ketat untuk beberapa parameter.
Batasnya turun bertahap: solar B50 ke 0,005% m/m (50 ppm) mulai 1 Desember 2027 dan bensin RON 91 ke 50 ppm mulai 1 Januari 2028. Metode yang dicantumkan antara lain ASTM D2622, D4294, dan D5453 (fluoresensi UV); untuk kadar rendah pilih metode dan alat yang cakupannya sesuai.
Dengan mesin uji satu silinder berrasio kompresi variabel (CFR) menurut ASTM D2699 untuk RON dan D613 untuk angka setana. LEMIGAS memakai mesin CFR F-1 untuk RON. Mesin ini bising dan bergetar, jadi diletakkan di ruang terpisah dengan pondasi dan saluran gas buang sendiri.
Pada campuran solar: kadar FAME, stabilitas oksidasi, air, dan angka asam. Pada B100: antara lain kadar ester metil, gliserol bebas dan total, monogliserida (GC menurut ASTM D6584), air, dan stabilitas oksidasi. Batas B100 untuk program B50 mengacu Kepmen ESDM 257.K/EK.01/MEM.E/2026.
GC memakai beberapa gas (pembawa dan detektor) yang dialirkan dari tabung di luar lewat manifold, butuh suhu ruang stabil, dan dipakai untuk banyak metode: komposisi gas bumi (ASTM D1945), LPG (D2163), distribusi titik didih (D2887), dan gliserida biodiesel (D6584).
Simpan di lemari tahan api dan gudang khusus yang berventilasi, dengan palet penampung tumpahan untuk drum. NFPA 30 mengatur penyimpanan cairan mudah terbakar, dan NFPA 45 membatasi jumlahnya di setiap unit lab. Sampel pertinggal diberi kode dan masa simpan.
Klasifikasi area tempat uap mudah terbakar bisa muncul (IEC 60079-10-1). Zona 0: uap ada terus-menerus atau lama; Zona 1: mungkin ada saat operasi normal; Zona 2: biasanya tertutup dan hanya muncul singkat bila terjadi kebocoran (definisi OSHA 1910.399). Peralatan listrik di zona itu harus sesuai klasifikasinya.
Di kandang berventilasi di luar gedung, tegak dan terikat, lalu dialirkan ke lab lewat pipa dan manifold. Tabung oksigen dipisah dari tabung gas bakar sejauh 6,1 m atau dengan sekat tahan api setinggi 1,5 m (OSHA 1910.253).
Bisa. Mulai dari parameter yang paling sering diminta untuk produk Anda (mis. densitas, viskositas, titik nyala, air, distilasi), lalu tambahkan sulfur kadar rendah, GC, uji biodiesel, dan mesin uji. Kandang gas, exhaust, dan listrik daya untuk tahap berikutnya sebaiknya disiapkan sejak awal.
Seret untuk memutar, gulir untuk zoom, klik kanan untuk menggeser. Klik alat untuk melihat detail.