Menyiapkan laboratorium 3D…

Simulasi 3D · Laboratorium

Ringkasan

Laboratorium untuk menyiapkan dan menganalisis sampel secara kimia, dari penimbangan dan destruksi hingga pengukuran dengan instrumen.

Luas denah
±192 m²
Ruang
5
Perlengkapan
82
Produksi Haian
19

Kenapa lab ini dibutuhkan

  • RegulasiCPOB & CPKB dari BPOMIndustri obat dan kosmetik wajib punya fungsi pengawasan mutu yang menguji bahan baku dan produk sebelum dirilis.
  • RegulasiSNI wajibProduk yang terkena SNI wajib harus lolos uji laboratorium sebelum boleh beredar.
  • AkreditasiSNI ISO/IEC 17025Hasil uji untuk pihak lain diakui bila lab diakreditasi KAN berdasarkan SNI ISO/IEC 17025:2017.
  • K3Paparan bahan kimiaPermenaker No. 5 Tahun 2018 mewajibkan paparan bahan kimia di tempat kerja dikendalikan di bawah nilai ambang batas. Fume hood dan ventilasi adalah pengendaliannya.
  • MutuData mutu per batchPembeli dan kontrak ekspor umumnya meminta certificate of analysis (CoA). Tanpa lab sendiri, data itu bergantung pada pihak lain.
  • LingkunganLimbah B3Limbah kimia lab diatur PP No. 22 Tahun 2021: wajib dipilah, disimpan sementara, lalu diserahkan ke pengelola berizin.

Siapa yang perlu lab ini

  • Farmasi & obat tradisionalUji bahan baku, produk jadi, dan stabilitas sesuai CPOB.
  • KosmetikUji mutu bahan dan produk sebelum rilis sesuai CPKB.
  • Pangan & minumanKadar air, abu, lemak, protein, dan cemaran logam.
  • Kimia, cat, coating & plastikSpesifikasi bahan baku dan produk, CoA per batch.
  • Pupuk & agrokimiaKadar hara dan bahan aktif, termasuk produk ber-SNI wajib.
  • Pertambangan, mineral & energiKadar mineral, batubara, dan produk minyak.
  • Laboratorium pengujianJasa uji untuk klien, terakreditasi KAN.
  • Kampus, SMK & lembaga risetPraktikum, penelitian, dan layanan uji.

Aktivitas utama

  1. 01
    Menimbang & membuat larutan

    Sampel dan standar ditimbang teliti sampai 0,1 mg, lalu dilarutkan di labu ukur.

  2. 02
    Destruksi & ekstraksi

    Sampel diurai dengan asam atau pelarut. Uap berbahayanya ditangkap fume hood.

  3. 03
    Titrasi, pH & konduktivitas

    Kadar zat dihitung dari volume titran; pH dan konduktivitas diukur langsung.

  4. 04
    Pengeringan, pengabuan & gravimetri

    Kadar air dan abu dihitung dari selisih berat sebelum dan sesudah oven atau furnace.

  5. 05
    Analisis instrumen

    Kadar senyawa dan logam diukur dengan UV-Vis, HPLC, GC, atau AAS/ICP sesuai metode.

  6. 06
    Penyimpanan bahan kimia

    Pelarut, asam, basa, dan reagen disimpan terpisah sesuai kompatibilitasnya.

  7. 07
    Pencucian glassware

    Glassware dicuci, dibilas air murni, dan dikeringkan agar tidak mencemari analisis berikutnya.

Ilustrasi konfigurasi. Kebutuhan akhir disesuaikan dengan sampel, metode pengujian, kapasitas, dan risiko pekerjaan.

Ruang

5 ruang · klik ruang untuk melihat isi dan kebutuhannya

  1. 01Preparasi Sampel9,5 × 7 m · ±67 m²

    Area basah untuk melarutkan, mendestruksi, menyaring, dan mengencerkan sampel; uap kimia ditangani di fume hood.

    Kebutuhan ruang

    • Exhaust fume hood disalurkan lewat ducting ke luar gedung, bukan ke plafon ruangan.
    • Air bersih dan saluran buang tahan bahan kimia untuk sink dan cup sink.
    • Stopkontak di sepanjang meja kerja, dijauhkan dari titik air.
    • Lantai tahan bahan kimia dan mudah dibersihkan (mis. epoxy).
    • Emergency shower & eyewash bisa dicapai dalam ±10 detik dari area kerja.

    Perlengkapan di ruang ini

  2. 02Ruang Instrumen6,5 × 7 m · ±46 m²

    Instrumen analisis dan komputer pengolah data, terpisah dari area basah agar lebih stabil dan bersih.

    Kebutuhan ruang

    • Listrik stabil dengan grounding dan UPS untuk instrumen dan komputer.
    • Suhu ruang stabil (AC) agar hasil ukur instrumen konsisten.
    • Jalur gas instrumen (mis. untuk GC/AAS) dari tabung yang diikat atau dari ruang tabung terpisah.
    • Exhaust lokal di atas instrumen yang mengeluarkan gas panas, seperti burner AAS.

    Perlengkapan di ruang ini

  3. 03Pencucian Glassware4,5 × 5 m · ±23 m²

    Pencucian, pengeringan, dan penyimpanan glassware bersih, dilengkapi air murni.

    Kebutuhan ruang

    • Air bersih, air murni (aquades/demineral), dan saluran buang yang lancar.
    • Rak pengering di atas atau dekat sink agar glassware tidak menetes ke area kerja.
    • Lantai anti-slip karena area ini sering basah.

    Perlengkapan di ruang ini

  4. 04Timbang & Termal5,5 × 5 m · ±28 m²

    Penimbangan presisi pada meja anti-getar serta pengeringan, pengabuan, dan pendinginan sampel.

    Kebutuhan ruang

    • Jauh dari pintu, lalu lintas orang, dan hembusan AC langsung yang mengganggu neraca.
    • Meja timbang anti-getar yang tidak menyatu dengan meja kerja lain.
    • Listrik daya besar untuk oven dan furnace, dengan permukaan tahan panas di sekitarnya.

    Perlengkapan di ruang ini

  5. 05Penyimpanan Bahan6 × 5 m · ±30 m²

    Penyimpanan bahan kimia sesuai kompatibilitas: mudah terbakar, korosif, reagen umum, dan sampel.

    Kebutuhan ruang

    • Ventilasi ruang yang baik; lemari bahan mudah terbakar dan korosif bisa disambung ke exhaust.
    • Bahan disimpan terpisah sesuai kompatibilitas: mudah terbakar, korosif (asam/basa), reagen umum, sampel.
    • Spill kit dan APAR mudah dijangkau dari pintu.

    Perlengkapan di ruang ini

Alur kerja

Preparasi dan analisis

6 langkah

Sampel ditimbang, dilarutkan atau didestruksi di fume hood, disaring, lalu diukur dengan instrumen.

Pengabuan dan penimbangan

5 langkah

Gambaran uji kadar abu: cawan dan sampel ditimbang, dikeringkan, diabukan, didinginkan, lalu ditimbang ulang.

Perlengkapan

Semua perlengkapan di simulasi ini bisa dipesan lewat Haian. Furnitur dan lemari lab kami produksi sendiri.

Furnitur 9

Alat utama 6

Peralatan umum 21

Penyimpanan 9

Keselamatan 11

Aksesori & glassware 8

Consumable & reagen 11

Sistem pendukung 7

FAQ

Fume hood ducted atau ductless, mana yang cocok untuk lab kimia?

Untuk lab kimia umum, pilih fume hood ducted yang membuang udara ke luar gedung lewat ducting dan blower. Model ductless menyaring udara dengan filter karbon lalu mengembalikannya ke ruangan, jadi NIH dan NFPA 45 membatasinya untuk uap yang sudah diketahui, sedikit, dan tidak beracun atau mudah terbakar.

Berapa kecepatan udara (face velocity) fume hood yang aman?

Patokan yang lazim adalah rata-rata sekitar 0,5 m/s (100 fpm) pada tinggi sash kerja, tanpa satu titik pun di bawah sekitar 0,36 m/s. Pasang air flow monitor yang berbunyi bila aliran turun ke sekitar 0,4 m/s, dan uji kinerjanya saat serah terima (EN 14175 atau ASHRAE 110).

Material top meja apa yang cocok untuk lab kimia?

Untuk ruang instrumen dan pekerjaan kering, HPL sudah cukup. Area basah yang memakai asam pekat atau pelarut butuh permukaan kedap bahan kimia, sebaiknya satu bagian tanpa sambungan, seperti phenolic resin atau granit.

Berapa tinggi meja dan jarak antar meja lab?

Meja kerja berdiri umumnya sekitar 865–900 mm dan meja kerja duduk sekitar 750–760 mm, dengan kedalaman 600–750 mm per sisi. Jarak antar meja yang dipakai saling membelakangi sekitar 1,5 m, dan jalur evakuasi utama minimal sekitar 915 mm.

Apakah ruang instrumen harus dipisah dari area preparasi?

Sebaiknya ya. Uap asam, getaran, dan panas dari area basah bisa mengganggu instrumen dan hasil ukur. ISO/IEC 17025:2017 juga meminta area dengan aktivitas yang saling mengganggu dipisahkan dan kondisi lingkungannya dikendalikan.

Di mana emergency shower dan eyewash harus dipasang?

Di jalur tanpa halangan yang bisa dicapai dalam sekitar 10 detik dari area berisiko, terutama dekat fume hood dan area asam. ANSI/ISEA Z358.1 meminta eyewash mengalir minimal 1,5 L/menit dan shower minimal 75,7 L/menit selama 15 menit, serta diuji aktif setiap minggu.

Bagaimana cara menyimpan bahan kimia di lab?

Kelompokkan berdasarkan kompatibilitas, bukan abjad. Cairan mudah terbakar disimpan di lemari tahan api (EN 14470-1, NFPA 30), sedangkan asam dan basa di lemari korosif pada kompartemen terpisah dan jauh dari bahan mudah terbakar.

Aturan apa yang berlaku untuk limbah kimia lab?

Limbah kimia lab umumnya termasuk limbah B3 yang diatur PP No. 22 Tahun 2021 dan Permen LHK No. 6 Tahun 2021. Limbah dipilah per jenis, dikemas dan diberi label, disimpan di tempat penyimpanan sementara limbah B3, lalu diserahkan ke pengelola berizin.

Apakah lab kimia bisa dibangun bertahap?

Bisa. Yang sebaiknya dikerjakan sejak awal adalah utilitas yang mahal bila dibongkar ulang, seperti jalur ducting fume hood, titik air dan pembuangan, serta kapasitas listrik. Instrumen yang bersifat opsional bisa ditambahkan belakangan.

Referensi

  1. EN 14175 — Fume cupboardsCEN (Komite Standardisasi Eropa) · Rincian sumber di artikel
  2. ASHRAE 110 — Method of Testing Performance of Laboratory Fume HoodsASHRAE · Rincian sumber di artikel
  3. NFPA 45 — Fire Protection for Laboratories Using ChemicalsNFPA · Rincian sumber di artikel
  4. Pedoman desain lab (tinggi meja, jarak antar meja, jalur evakuasi)University of Arizona, Stanford EHS, NIH · Rincian sumber di artikel
  5. EN 13150 — Workbenches for laboratoriesCEN
  6. ANSI/ISEA Z358.1 — Emergency Eyewash and Shower EquipmentANSI/ISEA
  7. EN 14470-1 — Fire safety storage cabinetsCEN
  8. NFPA 30 — Flammable and Combustible Liquids CodeNFPA
  9. SNI ISO/IEC 17025:2017 — Persyaratan umum kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasiBSN; akreditasi oleh KAN
  10. ISO 3696 — Water for analytical laboratory useISO
  11. Permenaker No. 5 Tahun 2018 — K3 Lingkungan Kerja (nilai ambang batas faktor kimia)Kementerian Ketenagakerjaan
  12. Pedoman CPOB dan CPKBBadan POM
  13. PP No. 22 Tahun 2021 — Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan HidupPemerintah RI
  14. Permen LHK No. 6 Tahun 2021 — Tata Cara dan Persyaratan Pengelolaan Limbah B3Kementerian LHK
  15. Permenakertrans No. PER.04/MEN/1980 — Pemasangan dan Pemeliharaan APARKementerian Tenaga Kerja