Spesimen operasi: dari penerimaan sampai laporan
Spesimen berformalin diterima, di-grossing, diproses, dipotong, diwarnai, dibaca patolog, lalu blok dan slide diarsipkan.
Tampilan 3D tidak dapat dimuat di perangkat ini.
Inventaris, alur kerja, dan daftar kebutuhan tetap dapat digunakan.
Simulasi 3D · Laboratorium
Laboratorium rumah sakit untuk memeriksa jaringan dan sel: penerimaan spesimen, grossing, pemrosesan jaringan, pemotongan, pewarnaan, hingga diagnosis di mikroskop atau layar dan arsip blok serta slide.
Identitas pasien, formulir, jenis spesimen, dan waktu fiksasi dicek sebelum spesimen diterima.
Spesimen diperiksa makroskopis, difoto, dipotong, dan dimasukkan ke kaset di grossing station berhisap; jaringan segar ditangani di BSC.
Kaset diproses semalam, lalu jaringan ditanam dalam blok parafin.
Blok dipotong tipis dengan mikrotom, irisan diapungkan di water bath dan diambil dengan kaca objek. Potong beku memakai cryostat.
Slide diwarnai otomatis lalu ditutup kaca penutup; uap pelarut dihisap.
Patolog membaca slide di mikroskop atau gambar hasil pindai, lalu menyusun laporan.
Blok dan slide disimpan berurutan untuk pemeriksaan ulang dan rujukan.
Ilustrasi konfigurasi. Kebutuhan akhir disesuaikan dengan sampel, metode pengujian, kapasitas, dan risiko pekerjaan.
Spesimen diperiksa makroskopis, dipotong, dan dimasukkan ke kaset; jaringan segar ditangani di BSC.
Jaringan dalam kaset diproses, ditanam dalam parafin, lalu dipotong tipis dengan mikrotom.
Slide diwarnai (H&E dan pewarnaan khusus) lalu ditutup kaca penutup.
Spesimen dari ruang operasi dan poliklinik dicek identitas dan formulir, lalu dicatat.
Blok parafin dan slide disimpan berurutan untuk pemeriksaan ulang dan rujukan.
Patolog membaca slide di mikroskop atau layar, lalu mendikte dan menandatangani laporan.
Jalur antar ruang rumah sakit; spesimen dari ruang operasi diantar ke loket penerimaan.
Spesimen berformalin diterima, di-grossing, diproses, dipotong, diwarnai, dibaca patolog, lalu blok dan slide diarsipkan.
Jaringan segar dibekukan dan dipotong di cryostat, diwarnai cepat, lalu dibaca selagi operasi berlangsung.
Semua perlengkapan di simulasi ini bisa dipesan lewat Haian. Furnitur dan lemari lab kami produksi sendiri.
Tidak ada item yang cocok.
Minimal penerimaan spesimen, grossing, pemrosesan jaringan, pewarnaan, serta mikroskopi dan pelaporan; itu juga lingkup minimum dalam standar akreditasi histopatologi Malaysia. Ruang grossing dibuat tertutup dengan ekstraksi uap, dan area dikte dibuat tenang.
Spesimen difiksasi formalin dan uapnya paling tinggi saat wadah dibuka dan jaringan dipotong. Grossing station menarik udara ke bawah dan ke belakang, menjauhi wajah petugas, lalu membuangnya keluar gedung. OSHA menegaskan standar formaldehida berlaku untuk lab histologi dan patologi.
Permenaker No. 5 Tahun 2018 mencantumkan 0,3 bds dengan notasi A2 (diperkirakan karsinogen) di kolom PSD/KTD. OSHA menetapkan PEL 0,75 ppm rata-rata 8 jam, STEL 2 ppm per 15 menit, dan action level 0,5 ppm; di atas action level pekerja perlu pemeriksaan kesehatan berkala.
Menurut Permen LHK P.56/2015 limbah patologis dimasukkan ke wadah kuning, disimpan paling lama 2 hari di atas 0 °C atau 90 hari pada suhu 0 °C ke bawah, dan tidak boleh diolah dengan autoklaf atau gelombang mikro. Pengolahannya dengan insinerator yang memenuhi syarat suhu dan efisiensi pembakaran.
Aturan khusus Indonesia belum kami temukan. Sebagai pembanding: CLIA (AS) meminta slide histopatologi disimpan minimal 10 tahun dan blok minimal 2 tahun, akreditasi CAP meminta blok 10 tahun, dan pedoman RCPath (Inggris) menyarankan blok 30 tahun bila tempat memungkinkan. Rencanakan ruang arsip sejak awal.
Slide scanner memudahkan konsultasi jarak jauh dan arsip. Sebelum dipakai untuk diagnosis, pedoman CAP meminta validasi minimal 60 kasus per jenis penggunaan, ditambah 20 kasus untuk IHK atau pewarnaan khusus. Siapkan jaringan data dan penyimpanan yang cukup.
Untuk pemeriksaan HER2 dan ER/PgR pada kanker payudara, pedoman ASCO/CAP meminta fiksasi dalam formalin buffer netral 10% selama 6–72 jam, dan waktu iskemia dingin serta waktu masuk formalin dicatat. Jarak dari pengambilan ke fiksasi dibuat sesingkat mungkin.
Di area kerja yang memakai formalin, terutama ruang grossing. OSHA 1910.1048 meminta fasilitas eyewash di area kerja langsung bila ada kemungkinan percikan ke mata, dan shower bila percikan ke tubuh mungkin terjadi.
Bisa. Tahap awal: penerimaan, ruang grossing berhisap, pemrosesan dan pewarnaan rutin, serta mikroskopi. Potong beku, imunohistokimia, dan patologi digital bisa menyusul. Exhaust ruang grossing dan jalur data sebaiknya disiapkan sejak awal.
Seret untuk memutar, gulir untuk zoom, klik kanan untuk menggeser. Klik alat untuk melihat detail.