Menyiapkan laboratorium 3D…

Simulasi 3D · Laboratorium

Ringkasan

Laboratorium rumah sakit untuk memeriksa jaringan dan sel: penerimaan spesimen, grossing, pemrosesan jaringan, pemotongan, pewarnaan, hingga diagnosis di mikroskop atau layar dan arsip blok serta slide.

Luas denah
±176 m²
Ruang
7
Perlengkapan
35
Produksi Haian
10

Kenapa lab ini dibutuhkan

  • RegulasiLaboratorium medisUU No. 17 Tahun 2023 memasukkan laboratorium medis ke dalam laboratorium kesehatan; PP No. 28 Tahun 2024 Pasal 527 menyebut fungsinya memeriksa spesimen klinik untuk diagnosis dan tata laksana pasien.
  • AkreditasiISO 15189:2022Standar mutu dan kompetensi laboratorium medis (edisi ke-4). ISO/TS 23824:2024 memberi panduan penerapannya di laboratorium patologi anatomi.
  • K3Formaldehida karsinogenIARC menggolongkan formaldehida Grup 1. Permenaker No. 5 Tahun 2018 mencantumkan 0,3 bds (A2) di kolom PSD/KTD; OSHA menetapkan PEL 0,75 ppm (8 jam) dan STEL 2 ppm.
  • K3Uap xilenaNAB xilena 100 bds (434 mg/m³) menurut Permenaker No. 5 Tahun 2018. Pewarnaan dan coverslip dilakukan di bawah hisap lokal.
  • LingkunganLimbah patologisPermen LHK P.56/2015: wadah kuning, disimpan paling lama 2 hari di atas 0 °C atau 90 hari pada ≤0 °C, tidak boleh diolah dengan autoklaf, dan dibakar di insinerator berizin.
  • MutuFiksasi terdokumentasiPedoman ASCO/CAP: spesimen untuk HER2 dan ER/PgR difiksasi dalam formalin buffer netral 10% selama 6–72 jam, dengan waktu iskemia dingin dan waktu masuk formalin dicatat.

Siapa yang perlu lab ini

  • Rumah sakit umumPemeriksaan jaringan hasil operasi dan biopsi.
  • Rumah sakit kankerDiagnosis tumor, potong beku, dan penanda untuk terapi.
  • Rumah sakit pendidikanLayanan, pendidikan dokter spesialis patologi, dan riset.
  • Lab patologi swastaLayanan rujukan dari klinik dan rumah sakit kecil.
  • Jejaring rujukanKonsultasi jarak jauh dengan slide digital.
  • Fakultas kedokteranPraktikum histologi dan patologi.

Aktivitas utama

  1. 01
    Penerimaan & verifikasi

    Identitas pasien, formulir, jenis spesimen, dan waktu fiksasi dicek sebelum spesimen diterima.

  2. 02
    Grossing

    Spesimen diperiksa makroskopis, difoto, dipotong, dan dimasukkan ke kaset di grossing station berhisap; jaringan segar ditangani di BSC.

  3. 03
    Pemrosesan & embedding

    Kaset diproses semalam, lalu jaringan ditanam dalam blok parafin.

  4. 04
    Pemotongan

    Blok dipotong tipis dengan mikrotom, irisan diapungkan di water bath dan diambil dengan kaca objek. Potong beku memakai cryostat.

  5. 05
    Pewarnaan & coverslip

    Slide diwarnai otomatis lalu ditutup kaca penutup; uap pelarut dihisap.

  6. 06
    Diagnosis & patologi digital

    Patolog membaca slide di mikroskop atau gambar hasil pindai, lalu menyusun laporan.

  7. 07
    Arsip

    Blok dan slide disimpan berurutan untuk pemeriksaan ulang dan rujukan.

Ilustrasi konfigurasi. Kebutuhan akhir disesuaikan dengan sampel, metode pengujian, kapasitas, dan risiko pekerjaan.

Ruang

7 ruang · klik ruang untuk melihat isi dan kebutuhannya

  1. 01Ruang Grossing5 × 5,5 m · ±28 m²

    Spesimen diperiksa makroskopis, dipotong, dan dimasukkan ke kaset; jaringan segar ditangani di BSC.

    Kebutuhan ruang

    • Ruang tertutup dengan ekstraksi uap; grossing station dan fume hood dibuang ke atas atap.
    • Air bersih dan sink di grossing station; eyewash di area kerja.
    • Penyimpanan spesimen terfiksasi formalin yang berventilasi.
    • Pemantauan uap formaldehida dan xilena secara berkala.

    Perlengkapan di ruang ini

  2. 02Pemrosesan Jaringan5,5 × 5,5 m · ±30 m²

    Jaringan dalam kaset diproses, ditanam dalam parafin, lalu dipotong tipis dengan mikrotom.

    Kebutuhan ruang

    • Exhaust di dekat tissue processor; reagen dan parafin disimpan terpisah.
    • Listrik stabil dengan UPS untuk tissue processor yang berjalan semalam.
    • Meja mikrotom stabil; pisau tertutup pelindung saat tidak dipakai.

    Perlengkapan di ruang ini

  3. 03Pewarnaan & Coverslip5,5 × 5,5 m · ±30 m²

    Slide diwarnai (H&E dan pewarnaan khusus) lalu ditutup kaca penutup.

    Kebutuhan ruang

    • Fume hood atau hisap lokal untuk xilena dan pelarut pewarnaan.
    • Air bersih dan sink; limbah pelarut ditampung terpisah.
    • Lemari bahan kimia dan tempat limbah kimia di dekat pintu keluar.

    Perlengkapan di ruang ini

  4. 04Penerimaan Spesimen5 × 3,5 m · ±18 m²

    Spesimen dari ruang operasi dan poliklinik dicek identitas dan formulir, lalu dicatat.

    Kebutuhan ruang

    • Loket dan komputer sistem informasi lab; label barcode untuk wadah dan kaset.
    • Kulkas untuk spesimen yang belum diproses.
    • Wastafel cuci tangan dan tempat limbah infeksius.

    Perlengkapan di ruang ini

  5. 05Arsip Blok & Slide3,5 × 3,5 m · ±12 m²

    Blok parafin dan slide disimpan berurutan untuk pemeriksaan ulang dan rujukan.

    Kebutuhan ruang

    • Suhu ruang sejuk dan kering agar blok parafin tidak melunak.
    • Lemari laci bernomor; akses terbatas.

    Perlengkapan di ruang ini

  6. 06Mikroskopi & Patologi Digital7,5 × 3,5 m · ±26 m²

    Patolog membaca slide di mikroskop atau layar, lalu mendikte dan menandatangani laporan.

    Kebutuhan ruang

    • Area tenang untuk membaca slide dan mendikte laporan.
    • Jaringan data dan penyimpanan untuk gambar slide digital; listrik dengan UPS.
    • Pencahayaan yang bisa diredupkan untuk layar.

    Perlengkapan di ruang ini

  7. 07Koridor Rumah Sakit16 × 2 m · ±32 m²

    Jalur antar ruang rumah sakit; spesimen dari ruang operasi diantar ke loket penerimaan.

    Kebutuhan ruang

    • Jalur trolley spesimen yang terpisah dari jalur pengunjung bila memungkinkan.

    Perlengkapan di ruang ini

Alur kerja

Spesimen operasi: dari penerimaan sampai laporan

8 langkah

Spesimen berformalin diterima, di-grossing, diproses, dipotong, diwarnai, dibaca patolog, lalu blok dan slide diarsipkan.

Potong beku saat operasi

4 langkah

Jaringan segar dibekukan dan dipotong di cryostat, diwarnai cepat, lalu dibaca selagi operasi berlangsung.

Perlengkapan

Semua perlengkapan di simulasi ini bisa dipesan lewat Haian. Furnitur dan lemari lab kami produksi sendiri.

Furnitur 6

Alat utama 7

Peralatan umum 3

Penyimpanan 3

Keselamatan 8

Consumable & reagen 5

Sistem pendukung 3

FAQ

Ruang apa saja yang dibutuhkan lab patologi anatomi?

Minimal penerimaan spesimen, grossing, pemrosesan jaringan, pewarnaan, serta mikroskopi dan pelaporan; itu juga lingkup minimum dalam standar akreditasi histopatologi Malaysia. Ruang grossing dibuat tertutup dengan ekstraksi uap, dan area dikte dibuat tenang.

Kenapa grossing perlu ruang tertutup dan meja berhisap?

Spesimen difiksasi formalin dan uapnya paling tinggi saat wadah dibuka dan jaringan dipotong. Grossing station menarik udara ke bawah dan ke belakang, menjauhi wajah petugas, lalu membuangnya keluar gedung. OSHA menegaskan standar formaldehida berlaku untuk lab histologi dan patologi.

Berapa batas pajanan formaldehida?

Permenaker No. 5 Tahun 2018 mencantumkan 0,3 bds dengan notasi A2 (diperkirakan karsinogen) di kolom PSD/KTD. OSHA menetapkan PEL 0,75 ppm rata-rata 8 jam, STEL 2 ppm per 15 menit, dan action level 0,5 ppm; di atas action level pekerja perlu pemeriksaan kesehatan berkala.

Bagaimana menangani limbah patologis?

Menurut Permen LHK P.56/2015 limbah patologis dimasukkan ke wadah kuning, disimpan paling lama 2 hari di atas 0 °C atau 90 hari pada suhu 0 °C ke bawah, dan tidak boleh diolah dengan autoklaf atau gelombang mikro. Pengolahannya dengan insinerator yang memenuhi syarat suhu dan efisiensi pembakaran.

Berapa lama blok dan slide disimpan?

Aturan khusus Indonesia belum kami temukan. Sebagai pembanding: CLIA (AS) meminta slide histopatologi disimpan minimal 10 tahun dan blok minimal 2 tahun, akreditasi CAP meminta blok 10 tahun, dan pedoman RCPath (Inggris) menyarankan blok 30 tahun bila tempat memungkinkan. Rencanakan ruang arsip sejak awal.

Perlukah patologi digital?

Slide scanner memudahkan konsultasi jarak jauh dan arsip. Sebelum dipakai untuk diagnosis, pedoman CAP meminta validasi minimal 60 kasus per jenis penggunaan, ditambah 20 kasus untuk IHK atau pewarnaan khusus. Siapkan jaringan data dan penyimpanan yang cukup.

Berapa lama spesimen harus difiksasi?

Untuk pemeriksaan HER2 dan ER/PgR pada kanker payudara, pedoman ASCO/CAP meminta fiksasi dalam formalin buffer netral 10% selama 6–72 jam, dan waktu iskemia dingin serta waktu masuk formalin dicatat. Jarak dari pengambilan ke fiksasi dibuat sesingkat mungkin.

Di mana eyewash ditempatkan?

Di area kerja yang memakai formalin, terutama ruang grossing. OSHA 1910.1048 meminta fasilitas eyewash di area kerja langsung bila ada kemungkinan percikan ke mata, dan shower bila percikan ke tubuh mungkin terjadi.

Bisakah lab patologi anatomi dibangun bertahap?

Bisa. Tahap awal: penerimaan, ruang grossing berhisap, pemrosesan dan pewarnaan rutin, serta mikroskopi. Potong beku, imunohistokimia, dan patologi digital bisa menyusul. Exhaust ruang grossing dan jalur data sebaiknya disiapkan sejak awal.

Referensi

  1. UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan (Pasal 33)Pemerintah RI
  2. PP No. 28 Tahun 2024 — Peraturan Pelaksanaan UU Kesehatan (Pasal 527, laboratorium medis)Pemerintah RI
  3. ISO 15189:2022 — Medical laboratories: Requirements for quality and competenceISO
  4. ISO/TS 23824:2024 — Guidance on application of ISO 15189 in anatomic pathologyISO
  5. Permenaker No. 5 Tahun 2018 — K3 Lingkungan Kerja (formaldehida, xilena)Kementerian Ketenagakerjaan
  6. OSHA 29 CFR 1910.1048 — FormaldehydeOSHA
  7. IARC Monographs — List of Classifications (formaldehida Grup 1)IARC/WHO
  8. Permen LHK No. P.56/MENLHK-SETJEN/2015 — Pengelolaan Limbah B3 dari Fasilitas Pelayanan KesehatanKementerian LHK
  9. SAMM STR 2.2 — Specific Technical Requirements: Histopathology (2025)Department of Standards Malaysia
  10. ASCO/CAP — HER2 dan ER/PgR testing in breast cancer (rekomendasi fiksasi)ASCO & CAP
  11. Validating Whole Slide Imaging for Diagnostic Purposes in Pathology (2021)College of American Pathologists
  12. 42 CFR 493.1105 — Standard: Retention requirements (CLIA)Pemerintah AS
  13. G031 — The retention and storage of pathological records and specimens (2025)The Royal College of Pathologists