Menyiapkan laboratorium 3D…

Simulasi 3D · Laboratorium

Ringkasan

Laboratorium sekolah dan kampus untuk praktikum IPA, kimia, biologi, dan fisika dasar, dengan ruang persiapan dan gudang bahan yang terpisah.

Luas denah
±176 m²
Ruang
4
Perlengkapan
67
Produksi Haian
20

Kenapa lab ini dibutuhkan

  • RegulasiWajib di SMP, SMA, dan SMKPermendikbudristek No. 22 Tahun 2023 mewajibkan ruang laboratorium di SMP, SMA, dan SMK, dengan luas minimal 1,5 kali luas ruang kelas.
  • RegulasiRuang praktik SMKSMK juga wajib punya ruang praktik sesuai konsentrasi keahlian, lengkap dengan peralatan untuk praktik berbasis proyek dan uji kompetensi keahlian.
  • AkreditasiSyarat akreditasi program studiPermendiktisaintek No. 39 Tahun 2025 menjadikan sarana dan prasarana syarat minimum akreditasi program studi baru. Program studi diakreditasi LAM, perguruan tinggi oleh BAN-PT.
  • K3Keselamatan peserta didikRuang belajar wajib punya peringatan bahaya dan jalur evakuasi yang mudah dicapai. Siswa belum terlatih, jadi bahaya dikendalikan sejak tata letak.
  • K3Pengawasan praktikumNSTA menyarankan kelas sains maksimal 24 siswa agar guru bisa mengawasi setiap kelompok.
  • LingkunganLimbah praktikumKampus wajib mengelola limbah B3 (Permendiktisaintek 39/2025). Sisa bahan kimia praktikum dikumpulkan dan diserahkan ke pengelola berizin sesuai PP No. 22 Tahun 2021.

Siapa yang perlu lab ini

  • SMP & MTsPraktikum IPA terpadu: pengamatan, pengukuran, percobaan sederhana.
  • SMA & MAPraktikum kimia, biologi, dan fisika sesuai kurikulum.
  • SMKRuang praktik sesuai konsentrasi keahlian dan uji kompetensi keahlian.
  • Politeknik & pendidikan vokasiPraktik dan pelatihan, bisa bersama dunia usaha dan industri.
  • UniversitasPraktikum dasar sains, teknik, dan kesehatan, serta penelitian mahasiswa.
  • Pesantren & sekolah berasramaLab IPA yang dipakai bergantian oleh beberapa jenjang.
  • Lembaga pelatihanPelatihan analis dan teknisi laboratorium.

Aktivitas utama

  1. 01
    Demonstrasi guru

    Guru memperagakan percobaan di meja demonstrasi sebelum siswa mencoba. Percobaan yang menghasilkan uap dilakukan di fume hood.

  2. 02
    Praktikum kelompok

    Siswa mengukur massa, suhu, dan pH secara berkelompok, lalu mencatat hasilnya.

  3. 03
    Pengamatan mikroskop

    Preparat diwarnai lalu diamati dengan mikroskop; benda utuh seperti serangga atau daun dengan stereo microscope.

  4. 04
    Persiapan oleh laboran

    Larutan dibuat dan alat disiapkan di ruang persiapan, lalu diantar ke ruang praktikum dengan trolley.

  5. 05
    Mikrobiologi dasar

    Media disterilkan di autoclave, ditanam di mini LAF, lalu diinkubasi pada suhu ruang atau 20–25 °C.

  6. 06
    Pencucian & penyimpanan alat

    Alat dicuci dan dikeringkan di rak; mikroskop disimpan kembali di lemarinya.

  7. 07
    Penyimpanan bahan kimia

    Bahan mudah terbakar, korosif, dan reagen umum disimpan terpisah di gudang yang terkunci.

Ilustrasi konfigurasi. Kebutuhan akhir disesuaikan dengan sampel, metode pengujian, kapasitas, dan risiko pekerjaan.

Ruang

4 ruang · klik ruang untuk melihat isi dan kebutuhannya

  1. 01Ruang Praktikum9,5 × 7 m · ±67 m²

    Siswa atau mahasiswa bekerja berkelompok di meja praktikum; guru memberi contoh di meja demonstrasi.

    Kebutuhan ruang

    • Air dan sink di meja demonstrasi dan dinding, dengan saluran buang tahan bahan kimia.
    • Stopkontak di tiap meja kelompok dengan pengaman arus bocor, jauh dari titik air.
    • Bila meja diberi gas untuk pembakar, katup darurat dipasang di dekat meja guru.
    • Penghawaan dan pencahayaan cukup, utamakan yang alami; jalur evakuasi bertanda jelas.
    • Emergency shower & eyewash bisa dicapai dalam ±10 detik, terutama dari fume hood.

    Perlengkapan di ruang ini

  2. 02Persiapan & Peralatan6,5 × 5,5 m · ±36 m²

    Laboran menyiapkan larutan, alat, dan bahan sebelum praktikum dimulai.

    Kebutuhan ruang

    • Listrik daya besar untuk oven dan furnace, dengan permukaan tahan panas di sekitarnya.
    • Air bersih dan air murni untuk membuat larutan praktikum.
    • Pintu langsung ke ruang praktikum agar alat dan bahan bisa diantar dengan trolley.
    • Hanya guru dan laboran; siswa tidak masuk tanpa pendamping.

    Perlengkapan di ruang ini

  3. 03Modul Mikrobiologi9,5 × 4 m · ±38 m²

    Modul pilihan untuk praktik dasar mikrobiologi: media, sterilisasi, penanaman, dan inkubasi.

    Kebutuhan ruang

    • Listrik untuk autoclave, inkubator, dan mini LAF; autoclave diberi jarak bebas dari dinding.
    • Sink cuci tangan di dalam ruang, sebaiknya dekat pintu keluar.
    • Meja dan lantai mudah didisinfeksi; tidak ada kipas atau AC yang meniup langsung ke mini LAF.
    • Tempat sampah biohazard untuk biakan yang akan di-autoclave sebelum dibuang.

    Perlengkapan di ruang ini

  4. 04Gudang Bahan & Alat6,5 × 5,5 m · ±36 m²

    Penyimpanan bahan kimia dan sampel dengan lemari yang sesuai sifat bahannya.

    Kebutuhan ruang

    • Ventilasi ruang baik; bahan mudah terbakar dan korosif di lemari terpisah.
    • Pintu terkunci; kunci dipegang guru atau laboran.
    • Spill kit dan APAR dekat pintu.
    • Daftar bahan dan lembar data keselamatan (SDS) disimpan di gudang.

    Perlengkapan di ruang ini

Alur kerja

Pengukuran sederhana

5 langkah

Siswa menimbang bahan, melarutkan sambil memanaskan, lalu mengukur pH dan suhu larutan.

Pengamatan preparat

4 langkah

Membuat preparat sederhana, mewarnainya, mengamati dengan mikroskop, lalu merapikan alat.

Mikrobiologi dasar

5 langkah

Gambaran modul mikrobiologi sekolah: membuat media, sterilisasi, menanam, inkubasi, dan membuang limbah.

Perlengkapan

Semua perlengkapan di simulasi ini bisa dipesan lewat Haian. Furnitur dan lemari lab kami produksi sendiri.

Furnitur 9

Alat utama 6

Peralatan umum 11

Penyimpanan 10

Keselamatan 11

Aksesori & glassware 8

Consumable & reagen 9

Sistem pendukung 3

FAQ

Berapa luas minimal laboratorium sekolah?

Permendikbudristek No. 22 Tahun 2023 menetapkan luas ruang laboratorium minimal 1,5 kali luas ruang kelas, dengan sarana yang sesuai model dan tujuan pembelajaran. Sebagai pembanding, NSTA menyarankan sekitar 5,6 m² per siswa SMP/SMA dan 4,2 m² per siswa SD.

Berapa siswa yang ideal dalam satu praktikum?

NSTA menyarankan kelas sains maksimal 24 siswa agar guru bisa mengawasi setiap kelompok. Jumlah orang di ruang juga dibatasi oleh aturan bangunan dan keselamatan kebakaran.

Perlukah lab terpisah untuk kimia, biologi, dan fisika?

Permendikbudristek 22/2023 tidak menetapkan jumlah lab per mata pelajaran; yang diatur luas minimal dan sarananya. Sekolah bisa mulai dengan satu lab IPA plus ruang persiapan dan gudang bahan, lalu memisahkan lab kimia bila praktik dengan asam dan pelarut makin sering.

Apakah lab sekolah perlu fume hood?

Perlu bila ada percobaan yang menghasilkan gas atau uap berbahaya, minimal satu untuk demonstrasi guru. Pilih tipe ducted; tipe ductless hanya untuk uap yang sudah diketahui, sedikit, dan tidak beracun atau mudah terbakar (NFPA 45).

Berapa jarak antar meja praktikum?

Stanford EHS menyarankan lorong sekitar 1,8 m untuk lab praktikum, lebih lebar dari lab biasa (sekitar 1,5 m), karena banyak orang bergerak bersamaan. Jalur evakuasi utama minimal sekitar 915 mm dan tidak boleh terhalang tas atau kursi.

Bagaimana lab untuk siswa pengguna kursi roda?

Permendikbudristek 22/2023 mewajibkan ruang yang mudah diakses penyandang disabilitas. Sediakan minimal satu stasiun kerja duduk dengan permukaan 710–865 mm dan ruang lutut minimal 760 mm lebar × 685 mm tinggi (ADA).

Bagaimana praktikum mikrobiologi yang aman di sekolah?

Inkubasi biakan pada suhu ruang atau 20–25 °C, jangan di atas 30 °C, agar mikroba patogen manusia tidak ikut tumbuh (CLEAPSS, Practical Biology). Mini LAF hanya melindungi media, bukan pengguna, dan semua biakan di-autoclave sebelum dibuang.

Bagaimana pengamanan gas di lab sekolah?

Bila meja siswa diberi gas untuk pembakar, pasang katup darurat yang mudah dijangkau guru dan laboran (IGEM/UP/11). Tabung gas diikat dan diletakkan di tempat berventilasi, bukan di bawah meja siswa.

Apakah lab bisa dipakai bersama atau dibangun bertahap?

Bisa. Permendikbudristek 22/2023 membolehkan sarana disediakan mandiri atau berbagi dengan sekolah lain, pemerintah, atau industri. Bila bertahap, kerjakan dulu utilitas yang mahal dibongkar ulang: air dan pembuangan, listrik, dan jalur exhaust fume hood.

Referensi

  1. Permendikbudristek No. 22 Tahun 2023 — Standar Sarana dan Prasarana pada PAUD, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan MenengahKemendikbudristek
  2. Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025 — Penjaminan Mutu Pendidikan TinggiKemendiktisaintek
  3. Liability of Science Educators for Laboratory Safety (position statement)NSTA
  4. Pedoman desain lab (lorong lab praktikum, tinggi meja, jalur evakuasi)Stanford EHS, University of Arizona · Rincian sumber di artikel
  5. ADA Standards for Accessible Design — ruang lutut dan permukaan kerjaU.S. Department of Justice · Rincian sumber di artikel
  6. NFPA 45 — Fire Protection for Laboratories Using ChemicalsNFPA · Rincian sumber di artikel
  7. IGEM/UP/11 — Gas installations for educational establishmentsIGEM
  8. Student Safety Sheet 1 — MicroorganismsCLEAPSS
  9. Incubating and viewing platesPractical Biology (Nuffield Foundation, Royal Society of Biology)
  10. Guideline for Disinfection and Sterilization in Healthcare Facilities (2008)CDC
  11. ANSI/ISEA Z358.1 — Emergency Eyewash and Shower EquipmentANSI/ISEA
  12. IEC 61010 — Persyaratan keselamatan peralatan listrik laboratorium (bagian 2-010 pemanas, 2-020 sentrifus)IEC
  13. OIML R 76 — Non-automatic weighing instrumentsOIML
  14. PP No. 22 Tahun 2021 — Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan HidupPemerintah RI