Haian Lab

Lemari Laboratorium dan Lemari Bahan Kimia untuk Penyimpanan Aman

Penyimpanan aman untuk bahan mudah terbakar, korosif, reagen, dan mikroskop.

Harga dan ketersediaan diinformasikan melalui WhatsApp.

5 produk

Flammable Cabinet

Lemari Laboratorium

Flammable Cabinet

Kabinet penyimpanan bahan kimia mudah terbakar, tahan api hingga 60 menit, dengan ventilasi khusus.

Corrosive Cabinet

Lemari Laboratorium

Corrosive Cabinet

Lemari penyimpanan bahan kimia korosif dengan material polypropylene tahan asam dan basa.

Reagent Cabinet

Lemari Laboratorium

Reagent Cabinet

Lemari reagen dengan pintu kaca, lampu interior, ventilasi, dan sistem penguncian.

Hanging Wall Cabinet

Lemari Laboratorium

Hanging Wall Cabinet

Kabinet gantung dinding untuk penyimpanan di atas meja kerja, dengan pilihan pintu kaca.

Microscope Cabinet

Lemari Laboratorium

Microscope Cabinet

Lemari mikroskop dengan proteksi debu dan kelembaban.

  • Flammable cabinet Haian tiba di lokasi proyek KT&G
    KT&GFlammable cabinet Haian tiba di lokasi proyek KT&G
  • Proses instalasi lab sekolah Santa Ursula oleh tim Haian
    Santa Ursula School
  • Corrosive cabinet, flammable cabinet & fume hood terpasang di Santa Ursula
    Santa Ursula School

Sebelum memilih

Panduan Lemari Laboratorium

5 bagian · ±2 menit baca

01Satu lemari untuk semua bahan adalah awal masalah02Pelarut ke flammable cabinet, asam ke lemari PP03Pasangan yang tidak boleh satu rak04Lemari reagen dan lemari gantung untuk sisanya05Mikroskop butuh lemari kering, bukan lemari kimiaBaca panduan

Satu lemari untuk semua bahan adalah awal masalah

Lemari laboratorium dibedakan menurut isinya, karena tiap kelompok bahan rusak atau berbahaya dengan cara yang berbeda. Pelarut bisa terbakar, sedangkan uap asam menggerogoti engsel logam.

Cornell EHS bahkan mencatat penyimpanan bahan kimia menurut abjad sebagai penyebab kebakaran dan pelepasan gas beracun di lab. Kelompokkan dulu menurut kelas bahaya, baru pilih lemarinya.

Pelarut ke flammable cabinet, asam ke lemari PP

Etanol, aseton, dan heksana masuk flammable cabinet. Badannya baja galvanis dua lapis dengan insulator ceramic fibre, engsel piano stainless, dan kunci tiga titik.

Sebagai acuan, regulasi OSHA menguji lemari semacam ini dengan api selama 10 menit, dan suhu di dalamnya tidak boleh lewat 325°F (sekitar 163°C). Isi satu lemari dibatasi paling banyak 60 galon (sekitar 227 liter) cairan mudah terbakar kategori 1–3.

Asam dan basa masuk corrosive cabinet, lemari bahan kimia yang badan, engsel, kunci, dan raknya dari polypropylene. Varian putih berukuran 800 x 400 x 1650 mm, yang abu-abu 1000 x 500 x 1850 mm.

Pasangan yang tidak boleh satu rak

Cornell EHS melarang oksidator dan bahan mudah terbakar berbagi kabinet. Jadi asam nitrat tidak ikut masuk flammable cabinet, meskipun raknya masih kosong.

Asam dan basa boleh berada di satu lemari bahan kimia korosif asal dipisah secara fisik, misalnya dengan nampan bertepi tinggi. MIT EHS juga meminta asam pengoksidasi seperti asam nitrat dipisah dari asam organik seperti asam asetat.

MIT menyarankan asam disimpan di kabinet berventilasi untuk mengurangi korosi. Itu alasan corrosive cabinet datang dengan blower dan ducting ke luar gedung.

Lemari reagen dan lemari gantung untuk sisanya

Garam, buffer, indikator, dan standar yang tidak mudah terbakar atau korosif pekat cukup disimpan di reagent cabinet. Ukuran standarnya 1200 x 500 x 2000 mm, dengan pintu kaca 5 mm, lampu LED, dan blower supaya bau tidak menumpuk.

Hanging wall cabinet di atas meja kerja paling pas untuk alat gelas cadangan dan bahan kering. Cornell EHS melarang bahan korosif disimpan di atas tinggi mata, dan menyarankan bahan kimia lain pun tidak ditaruh di sana.

Mikroskop butuh lemari kering, bukan lemari kimia

Di iklim tropis, musuh mikroskop adalah jamur di lensa. Studi di Annals of Global Health menyarankan kelembapan di bawah 65%, dan wadah tertutup dengan 500 g silica gel bisa menahannya setidaknya 10 minggu.

Microscope cabinet dibuat menurut jumlah dan model mikroskop Anda. Semua lemari laboratorium di kategori ini dirakit di workshop Haian di Bogor, jadi ukuran, jumlah rak, dan materialnya bisa disesuaikan per pesanan.

FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan

01Bolehkah bahan mudah terbakar disimpan di lemari reagen biasa?

Sebaiknya tidak. Cornell EHS menyarankan bahan mudah terbakar disimpan di flammable cabinet, karena lemari reagen berbahan multiplex HPL tidak dibuat untuk menahan panas api.

02Asam dan basa boleh disimpan di satu lemari?

Boleh, asal dipisah dengan nampan bertepi tinggi atau sekat fisik lain. Asam nitrat juga perlu dipisah dari asam organik seperti asam asetat.

03Kenapa corrosive cabinet tidak memakai engsel baja?

Uap asam membuat engsel dan kunci baja cepat berkarat. Karena itu badan, pintu, engsel, kunci, dan rak lemari bahan kimia korosif ini dibuat dari polypropylene.

04Apakah lemari bahan kimia perlu blower?

Untuk asam, MIT EHS menyarankan kabinet berventilasi supaya korosi berkurang. Pada flammable cabinet, ventilasi tidak wajib, tapi kalau tidak dipakai lubangnya harus ditutup rapat.

05Bisakah ukuran lemari laboratorium disesuaikan?

Bisa. Ukuran, jumlah rak, material, dan posisi lubang ducting dibuat per pesanan di workshop Bogor.

Butuh Lemari Laboratorium untuk laboratorium Anda?

Kirim ukuran ruangan, jumlah unit, atau foto lokasi via WhatsApp. Tim kami bantu memilih varian, material, dan ukuran yang tepat — gratis.

Chat WhatsApp (membuka WhatsApp di jendela baru)