
Lemari Laboratorium
Flammable Cabinet
Kabinet penyimpanan bahan kimia mudah terbakar, tahan api hingga 60 menit, dengan ventilasi khusus.
Penyimpanan aman untuk bahan mudah terbakar, korosif, reagen, dan mikroskop.
Harga dan ketersediaan diinformasikan melalui WhatsApp.
5 produk

Lemari Laboratorium
Kabinet penyimpanan bahan kimia mudah terbakar, tahan api hingga 60 menit, dengan ventilasi khusus.

Lemari Laboratorium
Lemari penyimpanan bahan kimia korosif dengan material polypropylene tahan asam dan basa.

Lemari Laboratorium
Lemari reagen dengan pintu kaca, lampu interior, ventilasi, dan sistem penguncian.

Lemari Laboratorium
Kabinet gantung dinding untuk penyimpanan di atas meja kerja, dengan pilihan pintu kaca.




Sebelum memilih
5 bagian · ±2 menit baca
Lemari laboratorium dibedakan menurut isinya, karena tiap kelompok bahan rusak atau berbahaya dengan cara yang berbeda. Pelarut bisa terbakar, sedangkan uap asam menggerogoti engsel logam.
Cornell EHS bahkan mencatat penyimpanan bahan kimia menurut abjad sebagai penyebab kebakaran dan pelepasan gas beracun di lab. Kelompokkan dulu menurut kelas bahaya, baru pilih lemarinya.
Etanol, aseton, dan heksana masuk flammable cabinet. Badannya baja galvanis dua lapis dengan insulator ceramic fibre, engsel piano stainless, dan kunci tiga titik.
Sebagai acuan, regulasi OSHA menguji lemari semacam ini dengan api selama 10 menit, dan suhu di dalamnya tidak boleh lewat 325°F (sekitar 163°C). Isi satu lemari dibatasi paling banyak 60 galon (sekitar 227 liter) cairan mudah terbakar kategori 1–3.
Asam dan basa masuk corrosive cabinet, lemari bahan kimia yang badan, engsel, kunci, dan raknya dari polypropylene. Varian putih berukuran 800 x 400 x 1650 mm, yang abu-abu 1000 x 500 x 1850 mm.
Cornell EHS melarang oksidator dan bahan mudah terbakar berbagi kabinet. Jadi asam nitrat tidak ikut masuk flammable cabinet, meskipun raknya masih kosong.
Asam dan basa boleh berada di satu lemari bahan kimia korosif asal dipisah secara fisik, misalnya dengan nampan bertepi tinggi. MIT EHS juga meminta asam pengoksidasi seperti asam nitrat dipisah dari asam organik seperti asam asetat.
MIT menyarankan asam disimpan di kabinet berventilasi untuk mengurangi korosi. Itu alasan corrosive cabinet datang dengan blower dan ducting ke luar gedung.
Garam, buffer, indikator, dan standar yang tidak mudah terbakar atau korosif pekat cukup disimpan di reagent cabinet. Ukuran standarnya 1200 x 500 x 2000 mm, dengan pintu kaca 5 mm, lampu LED, dan blower supaya bau tidak menumpuk.
Hanging wall cabinet di atas meja kerja paling pas untuk alat gelas cadangan dan bahan kering. Cornell EHS melarang bahan korosif disimpan di atas tinggi mata, dan menyarankan bahan kimia lain pun tidak ditaruh di sana.
Di iklim tropis, musuh mikroskop adalah jamur di lensa. Studi di Annals of Global Health menyarankan kelembapan di bawah 65%, dan wadah tertutup dengan 500 g silica gel bisa menahannya setidaknya 10 minggu.
Microscope cabinet dibuat menurut jumlah dan model mikroskop Anda. Semua lemari laboratorium di kategori ini dirakit di workshop Haian di Bogor, jadi ukuran, jumlah rak, dan materialnya bisa disesuaikan per pesanan.
FAQ
Sebaiknya tidak. Cornell EHS menyarankan bahan mudah terbakar disimpan di flammable cabinet, karena lemari reagen berbahan multiplex HPL tidak dibuat untuk menahan panas api.
Boleh, asal dipisah dengan nampan bertepi tinggi atau sekat fisik lain. Asam nitrat juga perlu dipisah dari asam organik seperti asam asetat.
Uap asam membuat engsel dan kunci baja cepat berkarat. Karena itu badan, pintu, engsel, kunci, dan rak lemari bahan kimia korosif ini dibuat dari polypropylene.
Untuk asam, MIT EHS menyarankan kabinet berventilasi supaya korosi berkurang. Pada flammable cabinet, ventilasi tidak wajib, tapi kalau tidak dipakai lubangnya harus ditutup rapat.
Bisa. Ukuran, jumlah rak, material, dan posisi lubang ducting dibuat per pesanan di workshop Bogor.
Kirim ukuran ruangan, jumlah unit, atau foto lokasi via WhatsApp. Tim kami bantu memilih varian, material, dan ukuran yang tepat — gratis.
Konsultasi via WhatsApp(membuka WhatsApp di jendela baru)